Loading...

Peran Orang Tua dalam Membentuk Konsep Diri Anak di Era Media Sosial

18 Maret 2026
Author : admin
Bagikan

Konsep diri anak terbentuk melalui interaksi dengan lingkungan terdekat, terutama keluarga. Di era media sosial, peran orang tua tidak hanya terbatas pada pengasuhan langsung, tetapi juga pada bagaimana orang tua merepresentasikan anak di ruang digital. Cara orang tua membagikan cerita tentang anak dapat memengaruhi cara anak memandang dirinya sendiri.

Dalam psikologi, konsep diri berkaitan dengan persepsi individu terhadap kemampuan, nilai, dan identitasnya. Ketika orang tua terlalu sering membagikan pencapaian atau kekurangan anak di media sosial, anak dapat menginternalisasi label tersebut sebagai bagian dari identitas dirinya.

Penelitian psikologi perkembangan menunjukkan bahwa dukungan emosional dan penghargaan yang seimbang berperan penting dalam pembentukan konsep diri yang sehat. Sebaliknya, paparan penilaian publik yang berlebihan dapat meningkatkan tekanan psikologis pada anak.

Dengan demikian, orang tua memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk konsep diri anak di era digital. Penggunaan media sosial yang bijaksana dapat membantu anak tumbuh dengan rasa percaya diri dan identitas yang positif.

Percayakan asesmen keluarga Anda pada biro psikologi resmi Assessment Indonesia, pusat asesmen psikologi dengan layanan terbaik.

 

 

 

Referensi:


Harter, S. (2012). The construction of the self. Guilford Press Journal.

Valkenburg, P. M., et al. (2017). Social media and self esteem. Current Opinion in Psychology.

Livingstone, S., et al. (2018). Children and the internet. Journal of Child Psychology and Psychiatry.

 

Bagikan
Edukasi Psikologi Psikologi Anak Psikologi Keluarga

Temukan Solusi Psikologis Anda Hari Ini

Lihat layanan psikologi kami atau Anda dapat menghubungi kami