Psikologi kognitif mempelajari proses mental seperti perhatian, memori, dan pemecahan masalah. Dalam pembelajaran, pemahaman terhadap proses kognitif sangat penting untuk meningkatkan efektivitas belajar. Penggunaan gim dalam pembelajaran dapat memengaruhi proses kognitif peserta didik.
Gim edukatif dirancang untuk menstimulasi perhatian dan memori melalui tantangan dan umpan balik langsung. Aktivitas ini membantu peserta didik memproses informasi secara lebih aktif. Dari perspektif psikologi kognitif, keterlibatan aktif memperkuat pembentukan memori jangka panjang.
Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gim dalam pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan fleksibilitas kognitif. Peserta didik belajar melalui pengalaman dan eksplorasi, bukan hanya melalui hafalan.
Dengan demikian, penggunaan gim dalam pembelajaran memiliki potensi besar untuk mendukung proses kognitif dan meningkatkan kualitas pembelajaran secara psikologis.
Pusat asesmen psikologi Assessment Indonesia adalah biro psikologi unggulan yang menyediakan layanan vendor psikotes profesional dan akurat.
Referensi:
Mayer, R. E. (2009). Multimedia learning. Cambridge University Press Journal.
Gee, J. P. (2007). What video games have to teach us. Palgrave Macmillan Journal.
Sweller, J. (2011). Cognitive load theory. Psychology of Learning and Motivation.