Loading...

Ketika Sentuhan Hewan Menyembuhkan: Menyelami Keajaiban Animal-Assisted Therapy

25 November 2025
Author : admin
Bagikan

Animals are such agreeable friends—they ask no questions, they pass no criticisms.

— George Eliot

 

Kadang, penyembuhan tidak selalu datang dari kata-kata. Ia hadir dalam bentuk tatapan seekor anjing yang tenang, atau langkah lembut seekor kuda yang menemani seseorang menata ulang hidupnya. Itulah yang terjadi dalam Animal-Assisted Therapy (AAT) — terapi yang melibatkan hewan terlatih untuk membantu proses pemulihan emosi, mental, dan fisik seseorang.

 

Terapi dengan Kehadiran yang Tulus

Animal-Assisted Therapy bukan sekadar bermain dengan hewan, tapi tentang bagaimana kehadiran mereka membantu manusia merasa lebih tenang, diterima, dan terhubung kembali dengan dirinya sendiri. Hewan tidak menilai. Mereka hanya hadir, dengan kesetiaan dan rasa aman yang jarang ditemukan dalam hubungan manusia modern yang serba cepat. Karena itu, di banyak sesi terapi psikologis, hewan sering menjadi “jembatan” antara pasien dan terapis. Saat seseorang sulit bercerita, sering kali seekor anjing duduk di sampingnya lebih dulu, mencairkan dinding emosional yang bahkan kata-kata tak mampu tembus.

 

Terapan dalam Dunia Psikologi

Dalam psikologi, AAT termasuk terapi berbasis hubungan (relational therapy). Kehadiran hewan terbukti menurunkan kadar hormon stres (kortisol), memperlambat detak jantung, dan meningkatkan oksitosin, hormon yang berperan dalam rasa tenang dan kasih sayang. AAT banyak digunakan oleh psikolog dan terapis untuk membantu klien dengan:

  • Trauma dan gangguan stres pascatrauma (PTSD)

  • Depresi dan kecemasan

  • Gangguan spektrum autisme (ASD)

  • ADHD

  • Kesepian atau kesulitan membangun hubungan sosial

 

Bagi banyak klien, interaksi dengan hewan bukan hanya terapi, tapi pengalaman yang mengingatkan mereka bagaimana rasanya dipercaya, dipahami, dan dicintai tanpa syarat.

 

Bagaimana Terapi Ini Dilakukan

Animal-Assisted Therapy dirancang secara profesional dan disesuaikan dengan kebutuhan tiap individu. Beberapa bentuk yang umum digunakan antara lain:

  • Terapi dengan Anjing (Canine Therapy): Anjing dikenal sensitif terhadap emosi manusia. Mereka membantu menurunkan kecemasan, meningkatkan rasa percaya diri, dan memfasilitasi komunikasi nonverbal dalam sesi terapi.

  • Terapi dengan Kuda (Equine-Assisted Therapy): Melalui interaksi dengan kuda, klien belajar tentang kesabaran, kepercayaan, dan pengendalian diri. Terapi ini sering digunakan untuk mereka yang mengalami trauma atau kesulitan mengelola emosi.

  • Terapi dengan Hewan Kecil (Small Animal Therapy): Hewan seperti kelinci atau guinea pig sering digunakan dalam terapi anak-anak dan lansia karena sifatnya yang lembut dan menenangkan.

 

Mengapa Efektif

Secara psikologis, hubungan manusia dan hewan membangkitkan sistem keterikatan (attachment system) yang sama seperti antara orang tua dan anak. Saat seseorang merasa aman dan diterima, tubuhnya merespons dengan menurunkan stres dan membuka ruang untuk proses penyembuhan. Dalam kerangka psikologi humanistik, terapi ini juga menegaskan bahwa penyembuhan sejati lahir dari hubungan yang tulus — sesuatu yang hewan berikan secara alami.

 

Penutup: Penyembuhan yang Tidak Butuh Kata-Kata

Animal-Assisted Therapy mengingatkan kita bahwa tidak semua bentuk terapi harus bersumber dari percakapan panjang. Kadang, penyembuhan justru hadir lewat hal-hal sederhana, dari seekor anjing yang menunggu dengan sabar, atau kuda yang mengikuti langkah kita dalam diam.

 

Assessment Indonesia adalah biro psikologi resmi yang menjadi pusat asesmen psikologi terpercaya, serta vendor psikotes terbaik di Indonesia.

 

Referensi : 

Animal Assisted Therapy. (2023, December 31). Physiopedia. Retrieved 03:42, November 10, 2025 from https://tinyurl.com/42hndhf6

Introduction to Animal Physiotherapy. (2025, November 3). Physiopedia. Retrieved 03:43, November 10, 2025 from https://tinyurl.com/43w54zy9

Pandey, R. P., Himanshu, Gunjan, Mukherjee, R., & Chang, C. M. (2024). The Role of Animal-Assisted Therapy in Enhancing Patients' Well-Being: Systematic Study of the Qualitative and Quantitative Evidence. JMIRx med, 5, e51787. https://doi.org/10.2196/51787

Bagikan
Terapi Psikologi Masalah Psikologi

Temukan Solusi Psikologis Anda Hari Ini

Lihat layanan psikologi kami atau Anda dapat menghubungi kami